Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 320
(1-357)
Namun demikian dari sana terurai berlembar-lembar pakaian sutera, wol, dan sebagainya. Ayat yang berbunyi, “Dia menciptakan kalian dari satu jiwa,”[1] dan “Dia menciptakan semua binatang melata dari air,”[2] menunjukkan bahwa materi asal penciptaan kalian ketika hanya satu; tidak kompleks seperti kalian atau lebih kecil, tidak mungkin menjadi sumber pembuatan kalian karena bahan dasar ciptaan harus lebih besar dan sama dengan ciptaannya. Sementara penciptaan partikel dan benih yang meskipun masing-masing sangatlah sederhana seperti garisan di mana benang-benang kreasi ketentuan-Nya digariskan serta meskipun kecil ia seperti pangkal yang berisi keseluruhan rambu wujud, semua itu menjadi bukti paling jujur bahwa penciptaannya yang demikian tidak lain berasal dari Zat yang menciptakan langit dan bumi yang bagi kekuasaan-Nya sama saja antara partikel dan mentari.
Jika kelalaianmu bersumber dari pemahaman materialis tadi berarti untuk memelihara kelalaian tersebut engkau harus meyakini bahwa dalam potmu terdapat qudrat yang melihat dan luar biasa di mana ia mampu membentuk semua buah dan bunga sekaligus mengembangkannya. Juga di dalamnya terdapat pengetahuan yang mencakup semua detil karakternya. Engkaupun harus meyakini bahwa di dalamnya terdapat kehendak ilmiah terkait dengan perbedaan ukuran dan kebutuhannya. Selain itu, di dalamnya harus terdapat seluruh nama-Nya yang bersifat mutlak dan integral yang substansinya berupa Zat yang melipat langit seperti melipat lembaran buku.[3] Sebagaimana bumi berada dalam genggaman-Nya di mana Dia memperlakukannya sesuai kehendak-Nya, demikian pula dengan kalbu. Kalbu berada di antara jari-jemari-Nya yang dibolak-balik seperti yang Dia kehendaki. Dia tidak disibukkan oleh yang besar dari yang kecil. Dia tidak dilenakan oleh yang penting dari yang remeh.
Dia adalah Zat yang qudrat-Nya terwujud pada arasy, mentari, dan partikel dengan sangat mudah dan sama. Seperti pantulan mentari pada laut, cermin, dan tetes air dengan sangat mudah dan sama dilihat dari limpahannya meski caranya berbeda.
Bukti dari rahasia ini adalah kemurahan-Nya yang terlihat di musim semi. Serta pada kecermatan-Nya yang sempurna, pada kemudahan yang bersifat mutlak, serta pada kecepatan yang luar biasa dalam menciptakan berbagai makhluk yang tak terhingga berupa aneka bunga dan buah yang tersebar di sebagian besar permukaan bumi pada waktu yang sama.
------------------------
[1] Q.S. an-Nisa: 1.
[2] Q.S. an-Nur: 45.
[3] Q.S. al-Anbiya: 104.
Jika kelalaianmu bersumber dari pemahaman materialis tadi berarti untuk memelihara kelalaian tersebut engkau harus meyakini bahwa dalam potmu terdapat qudrat yang melihat dan luar biasa di mana ia mampu membentuk semua buah dan bunga sekaligus mengembangkannya. Juga di dalamnya terdapat pengetahuan yang mencakup semua detil karakternya. Engkaupun harus meyakini bahwa di dalamnya terdapat kehendak ilmiah terkait dengan perbedaan ukuran dan kebutuhannya. Selain itu, di dalamnya harus terdapat seluruh nama-Nya yang bersifat mutlak dan integral yang substansinya berupa Zat yang melipat langit seperti melipat lembaran buku.[3] Sebagaimana bumi berada dalam genggaman-Nya di mana Dia memperlakukannya sesuai kehendak-Nya, demikian pula dengan kalbu. Kalbu berada di antara jari-jemari-Nya yang dibolak-balik seperti yang Dia kehendaki. Dia tidak disibukkan oleh yang besar dari yang kecil. Dia tidak dilenakan oleh yang penting dari yang remeh.
Dia adalah Zat yang qudrat-Nya terwujud pada arasy, mentari, dan partikel dengan sangat mudah dan sama. Seperti pantulan mentari pada laut, cermin, dan tetes air dengan sangat mudah dan sama dilihat dari limpahannya meski caranya berbeda.
Bukti dari rahasia ini adalah kemurahan-Nya yang terlihat di musim semi. Serta pada kecermatan-Nya yang sempurna, pada kemudahan yang bersifat mutlak, serta pada kecepatan yang luar biasa dalam menciptakan berbagai makhluk yang tak terhingga berupa aneka bunga dan buah yang tersebar di sebagian besar permukaan bumi pada waktu yang sama.
------------------------
[1] Q.S. an-Nisa: 1.
[2] Q.S. an-Nur: 45.
[3] Q.S. al-Anbiya: 104.
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence