Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 350
(1-357)
Setelah penguraian tersebut, datanglah perhatian-Nya untuk menghias berbagai bentuk lewat tangan putih-Nya, dengan kelembutan penciptaan-Nya. Dia menghias bentuk dengan seindah mungkin. Pemilik penglihatan bisa menyaksikan bahwa hiasan dan keindahan tersebut merupakan jejak kelembutan-Nya dan tanda kemurahan-Nya.
Setelah penghiasan tersebut datanglah kemurahan-Nya lewat cara yang halus dan indah untuk memperlihatkan kasih-Nya dalam menghias semua yang indah dan memperlihatkan bentuk pengenalan-Nya kepada jin dan manusia. Semua keindahan dan kelembutan itu merupakan bentuk kasih-Nya dan pengenalan-Nya. Kasih sang Pencipta tampak kepada yang melihat lewat penataan makhluk. Pengenalan Yang Mahakuasa terwujud lewat penghiasan makhluk. İa terlihat oleh pandangan setelah kasih-Nya.
Setelah itu datanglah rahmat-Nya untuk memperlihatkan anugerah-Nya. Yaitu dalam bentuk penghamparan hidangan-Nya untuk dinikmati seluruh makhluk. Kasih sayang Sang Pencipta tepercik lewat makhluk dan cinta Zat pemberi rezeki terwujud lewat buah.
Kesimpulannya:
Alam ini merupakan goresan ketentuan-Nya, ukiran pena-Nya, hiasan kemurahan-Nya, bunga kelembutan-Nya, lewat intuisi dan penyaksian.
Buah rahmat-Nya merupakan kilau keindahan-Nya, manifestasi keagungan-Nya, cermin kesempurnaan-Nya dengan penuh keyakinan dan iman.
Keindahan yang dipersaksikan dan kesempurnaan yang diperlihatkan merupakan wujud limpahan karunia-Nya, bayangan cahaya-Nya, dan tanda kesempurnaan-Nya. Hal ini dibuktikan dengan kesempurnaan makhluk-Nya.
Jejak yang sempurna mempersaksikan kepada yang berakal akan perbuatan yang sempurna pula. Lalu perbuatan yang sempurna menunjukkan kepada manusia yang paham akan nama dan pelaku yang sempurna. Nama yang sempurna secara jelas menunjukkan sifat yang sempurna. Sifat yang sempurna menunjukkan keadaan yang sempurna. Keadaan yang sempurna menunjukkan kesempurnaan zat yang layak atas-Nya. Dia adalah Yang Mahabenar, yang memiliki kedudukan tinggi, dan yang mencipta alam. Dia mempersaksikan kepada pemilik mata bahwa keindahan lahiri bukan milik wujud lahiri.
Ya. Lenyapnya cermin dan kepergian entitas di samping manifestasi yang kekal dan anugerah yang terus mengalir menjadi petunjuk yang paling jelas dan keterangan yang paling fasih bagi keindahan mutlak dan kebaikan Tuhan Yang wajib ada dan Kekal.
Kenalilah dan ucapkan Allâhu Akbar. Dia adalah Pencipta Yang Mahabesar. Dia Pelaku Yang Mahakuasa. Benda-benda dan hiasan bumi serta benda-benda langit berikut bintang yang bersinar di kebun alam adalah:
Mukjizat qudrat, bukti hikmah, dan petunjuk Yang Mahaesa, satu, Mahakuasa, dan Abadi.
No Voice