Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 209
(1-357)
Ketahuilah! Perhatikan air dan udara, bagaimana keduanya dicipta dengan sangat mudah dan mengalir. Mahasuci Zat yang menganugerahkan dan memberi makan baik kepada mikroba maupun kepada gajah. Perhatikan bagaimana Allah menciptakan makanan yang suapannya cukup untuk mulut lebah dan juga bisa memenuhi mulut unta. Ia tidak terlalu besar untuk mulut mikroba dan tidak terlalu besar untuk mulut buaya. Dia mengucapkan perkataan yang bisa didengar baik oleh telinga atom maupun telinga mentari. Dia juga memberikan salinan dari kata tersebut di mana ia juga memenuhi gunung yang kemudian memantulkan gema untukmu. Tidaklah besar bagi sel suara yang berada di telinga nyamuk.
Ketahuilah! Di waktu salat dunia Islam layak digambarkan sebagai masjid. Mihrabnya adalah Mekkah dan tanda mihrab adalah Ka’bah. Seluruh generasi salat di masjid tersebut. Apabila bersujud di teras, datang generasi lain yang salat lalu pergi. Sehingga masjid terus senantiasa berada dalam keadaan penuh dan kosong. Perjalanan waktu ibarat menit-menit waktu di Masjid Bayazid.
Ketahuilah wahai Said, di antara bentuk kebahagiaan adalah ketika sekarang sebagai bentuk kemurahanmu engkau meninggalkan--dalam kondisi mulia dan menginginkan keutamaan--sesuatu yang nantinya akan kau tinggalkan dalam kondisi hina dan menyesal. Pasalnya, jika engkau meninggalkan dunia berarti engkau berlepas dari keburukannya dan mendatangkan kebaikannya. Namun, jika dunia yang meninggalkanmu engkau berlepas dari kebaikannya dan ia menghasilkan keburukannya untukmu.
Ketahuilah bahwa peradaban fasik telah memperlihatkan sikap riya luar biasa yang sulit dilepaskan oleh para pendukungnya. Mereka menyebut riya sebagai sebuah popularitas dan kehormatan. Mereka juga membuat seseorang bersikap riya terhadap agama dan mengada-ada terhadap berbagai unsur sebagaimana bersikap riya kepada sejumlah orang. Mereka menjadikan koran sebagai panduan, menjadikan sejarah sebagai kebanggan, dan membuat lupa kepada kematian diri lewat kehidupan rasial yang dibungkus dengan fanatisme jahiliyah.
Ketahuilah bahwa gabungan wanita merupakan bentuk maskulin yang kasar, sementara gabungan lelaki merupakan bentuk feminin yang lembut. Hal itu seperti diisyaratkan oleh ayat yang berbunyi,
Wanita-wanita di kota berkata[1]
Orang-orang Arab Badui itu berkata[2]
Lalu, perkumpulan orang-orang yang lemah adalah kuat, sementara perkumpulan orang-orang yang kuat adalah lemah.
Ketahuilah bahwa terlukanya dan terhinanya setan merupakan bentuk terbukanya sorga.
Ketahuilah bahwa dalil kenabian Muhammad yang paling jelas adalah tauhid. Pasalnya, sosok yang mengangkat panji tauhid kepada seluruh entitas, sosok yang menunjukkan tauhid dengan seluruh tingkatannya kepada tatapan alam, serta sosok yang menjelaskan keterangan umum para nabi adalah junjungan kita, Muhammad saw. Dalam hakikat tauhid dan kekuatannya terdapat hakikat dan kebenaran kenabian beliau.
-----------------------------
[1] Q.S Yusuf: 30. (Bentuk verbanya maskulin)
[2] Q.S. al-Hujurat: 14. (Bentuk verbanya feminin)
Ketahuilah! Di waktu salat dunia Islam layak digambarkan sebagai masjid. Mihrabnya adalah Mekkah dan tanda mihrab adalah Ka’bah. Seluruh generasi salat di masjid tersebut. Apabila bersujud di teras, datang generasi lain yang salat lalu pergi. Sehingga masjid terus senantiasa berada dalam keadaan penuh dan kosong. Perjalanan waktu ibarat menit-menit waktu di Masjid Bayazid.
Ketahuilah wahai Said, di antara bentuk kebahagiaan adalah ketika sekarang sebagai bentuk kemurahanmu engkau meninggalkan--dalam kondisi mulia dan menginginkan keutamaan--sesuatu yang nantinya akan kau tinggalkan dalam kondisi hina dan menyesal. Pasalnya, jika engkau meninggalkan dunia berarti engkau berlepas dari keburukannya dan mendatangkan kebaikannya. Namun, jika dunia yang meninggalkanmu engkau berlepas dari kebaikannya dan ia menghasilkan keburukannya untukmu.
Ketahuilah bahwa peradaban fasik telah memperlihatkan sikap riya luar biasa yang sulit dilepaskan oleh para pendukungnya. Mereka menyebut riya sebagai sebuah popularitas dan kehormatan. Mereka juga membuat seseorang bersikap riya terhadap agama dan mengada-ada terhadap berbagai unsur sebagaimana bersikap riya kepada sejumlah orang. Mereka menjadikan koran sebagai panduan, menjadikan sejarah sebagai kebanggan, dan membuat lupa kepada kematian diri lewat kehidupan rasial yang dibungkus dengan fanatisme jahiliyah.
Ketahuilah bahwa gabungan wanita merupakan bentuk maskulin yang kasar, sementara gabungan lelaki merupakan bentuk feminin yang lembut. Hal itu seperti diisyaratkan oleh ayat yang berbunyi,
Wanita-wanita di kota berkata[1]
Orang-orang Arab Badui itu berkata[2]
Lalu, perkumpulan orang-orang yang lemah adalah kuat, sementara perkumpulan orang-orang yang kuat adalah lemah.
Ketahuilah bahwa terlukanya dan terhinanya setan merupakan bentuk terbukanya sorga.
Ketahuilah bahwa dalil kenabian Muhammad yang paling jelas adalah tauhid. Pasalnya, sosok yang mengangkat panji tauhid kepada seluruh entitas, sosok yang menunjukkan tauhid dengan seluruh tingkatannya kepada tatapan alam, serta sosok yang menjelaskan keterangan umum para nabi adalah junjungan kita, Muhammad saw. Dalam hakikat tauhid dan kekuatannya terdapat hakikat dan kebenaran kenabian beliau.
-----------------------------
[1] Q.S Yusuf: 30. (Bentuk verbanya maskulin)
[2] Q.S. al-Hujurat: 14. (Bentuk verbanya feminin)
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence