Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 210
(1-357)
Bagian Ketiga
Benih Kilau Petunjuk Alquran
Benih Kilau Petunjuk Alquran
Bismillâhirrahmânirrahîm
Ketahuilah! Seharusnya dekorasi, kesempurnaan, pemandangan indah, tanda rububiyah, dan kekuasaan uluhiyah ini ada yang menyaksikan, menikmati, serta merenungkan sisi-sisi dan keindahannya. Dari sana ia berpindah kepada keagungan Pencipta dan Pemiliknya serta kekuasaan dan kesempurnaan-Nya.
Ya. Manusia dengan segala kebodohan dan kegelapannya memiliki potensi komprehensif seakan-akan ia merupakan model bagi keseluruhan alam. Di dalam dirinya terdapat amanah yang dengannya ia bisa memahami dan membuka perbendaharaan tersembunyi. Kekuatannya tidak dibatasi. Namun dibiarkan secara mutlak sehingga ia memiliki semacam perasaan menyeluruh lewat kilau kesempurnaan keagungan taman keindahan uluhiyah Sang Penguasa azali. Sebagaimana keindahan menuntut pandangan kerinduan, maka rububiyah Tuhan Yang azali juga menuntut adanya pandangan manusia yang disertai dengan penghargaan, ketakjuban, ketercengangan, dan perenungan. Di samping itu, ia juga menuntut terpeliharanya eksistensi makhluk yang merenungkan dan takjub tadi untuk selamanya.
Ya. Zat yang menghias wajah bunga sebagaimana menghadirkan para pecintanya dari kalangan lalat dan burung, serta menghias pipi yang indah lalu menghadirkan pandangan pecinta yang mabuk kepayang kepadanya, Dia juga menghias wajah alam dengan hiasan yang menarik, menerangi matanya dengan lentera yang tersenyum, memperbagusnya dengan berbagai keindahan yang berkilau, serta memasukkan rasa cinta dan perkenalan yang sempurna ke dalam setiap lukisan. Dengan demikian ia tidak ditinggalkan oleh pandangan yang menikmati, takjub, berpikir, tertarik, dan mengenal nilai dari masing-masingnya. Dengan totalitasnya, insan kamil menjadi sebab penciptaan cakrawala sekaligus menjadi tujuan akhir dan buahnya.
Ketahuilah! Di antara bentuk kebahagiaan dan kenikmatan hakiki adalah sikap meninggalkan segala sesuatu bahkan wujud sekalipun karena Dia sebagai Zat Yang Mahagung, Dia sebagai Zat yang Wajibul wujud, Dia Yang Maha Sempurna, serta Dia Yang Mahagung dan Mahaindah. Karena itu, semua milikku serta totalitasku dan segala sesuatu menjadi tebusan untuk-Nya.
Ketahuilah bahwa apabila kesepadanan antara segala sesuatu menunjukkan bahwa Sang Pencipta adalah satu dan esa, maka perbedaan yang tertata di antaranya menunjukkan bahwa Sang Pencipta Maha Memilih dan Bijaksana. Misalnya kesamaan manusia bahkan hewan dalam hal organ-organ pokoknya. Terutama, kesamaan organ ganda pada manusia. Hal itu sangat jelas menunjukkan keesaan Sang Pencipta. Sementara, perbedaan dalam organ-organ tertentu dan dalam bentuk rupa merupakan tanda yang jelas akan adanya pilihan Tuhan Sang Pencipta berikut hikmah-Nya.
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence