Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 229
(1-357)
Risalah Kesepuluh
Bagian Ketiga
Semerbak hembusan Petunjuk Alquran[1]

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang

Semoga Allah mencurahkan taufik-Nya menuju jalan yang benar

Mahasuci Engkau wahai Zat yang membuat langit bertahmid dan bertasbih kepada-Nya lewat untaian kata bintang dan sejumlah planet.

Wahai Zat yang membuat bumi bertahmid dan bertasbih dengan untaian kata pepohonan dan tumbuhan.

Wahai Zat yang membuat tumbuhan dan pepohonan bertutur dengan untaian kata bunga dan buah.

Wahai Zat yang membuat bunga dan buah bertutur dengan untaian kata benih.

Wahai Zat yang bertutur dengan lisan bulir dan untaian kata biji.

Mahasuci Engkau Zat yang cahaya bertasbih memuji-Mu dengan sinarnya, udara dengan hembusannya, air dengan sungainya, bumi dengan bebatuannya, tumbuhan dengan bunganya, pepohonan dengan buahnya, angkasa dengan burungnya, awan dengan hujannya, serta langit dengan bulannya.

Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, Muhammad saw, lentera para nabi, bulan bagi orang-orang mulia, cahaya para wali, mentari bagi jin dan manusia, serta sinar bagi Timur dan Barat. Demikian pula kepada keluarganya yang merupakan bintang petunjuk, dan para sahabat sebagai lampu dalam kegelapan.

Ketahuilah wahai yang akalnya tidak mampu memahami rahasia, “Kami jadikan ia (bintang) sebagai alat pelempar setan.”[2]

Untuk menaiki langit ayat di atas terdapat sejumlah tangga yang memiliki tujuh tingkat:

Pertama, di langit terdapat penghuni yang sesuai dengannya yang bernama malaikat. Pasalnya dipenuhinya bumi yang demikian rendahan jika dibandingkan dengan langit oleh makhluk hidup yang memiliki pengetahuan hal itu menunjukkan bahwa langit yang memiliki sejumlah gugusan juga dipenuhi oleh makhluk yang memiliki pengetahuan.
----------------------------------
[1] Seluruh isi risalah ini tidak terdapat pada edisi pertama. Ia hanya terdapat dalam naskah dan edisi berikutnya. Ia merupakan risalah tersendiri dalam terjemah Turki. Isinya berupa rangkuman sejumlah bahasan risalah “Pengantar Menuju Cahaya” yang diuraikan dalam al-Kalimat.
[2] Q.S. al-Mulk: 5.
No Voice