Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 230
(1-357)
Di samping itu, alam yang dihiasi dengan semua hiasan, dekorasi, dan ukiran menunjukkan keberadaan penglihatan makhluk yang berpikir, yang bisa mengapresiasi, dan memberikan penghargaan. Sebab, keindahan hanya bisa diketahui oleh orang yang mencintainya sebagaimana makanan hanya diberikan kepada orang yang lapar. Hanya saja, jin dan manusia tidak cukup untuk melakukan sepersekian dari tugas dan fungsi tersebut. Namun ia hanya bisa dilakukan oleh malaikat dan makhluk lain yang jumlahnya tak terhingga.
Kedua, bumi memiliki kaitan, korelasi, dan hubungan dengan langit seperti terkait dengan pencahayaan, suhu panas, dan yang lainnya. Karena itu, dari sini kita mengetahui bahwa penduduk bumi memiliki jalan untuk naik ke langit jika mereka ringan dengan meletakkan segala beban mereka dan melepas jasad mereka sebagaimana dilakukan oleh para nabi, wali, dan jiwa yang lainnya.
Ketiga, diam dan teraturnya langit menunjukkan bahwa penghuninya bukan penghuni bumi yang di dalamnya terjadi kegoncangan, kebimbangan, perselisihan, dan ujian konflik lantaran kaum jahat bercampur dengan kaum yang baik serta semua yang berlawanan berkumpul. Sebaliknya, seluruh penduduk langit taat dan mengerjakan apa yang diperintahkan.
Keempat, Penguasa hari kemudian dan Tuhan Pemelihara semesta alam memiliki sejumlah nama yang hukum-hukumnya berbeda. Nama yang menuntut pengutusan malaikat untuk ikut berperang dalam barisan sahabat ketika melawan kaum kafir mengharuskan terjadinya perang antara malaikat dan setan. Yakni, penghuni langit yang baik melawan penduduk bumi yang jahat. Tidakkah engkau melihat bagaimana Sang Penguasa berbuat?! Kekuasaan dan kemurahan-Nya menuntut untuk memperlihatkan kelayakan mendapat upah dan ganjaran di hadapan sejumlah saksi atau memuliakan sejumlah pelayan-Nya. Yaitu dengan cara di mana Dia tidak memperlakukan mereka hanya berdasarkan ilmu-Nya tentang mereka. Namun, Dia memerintahkan sang menteri untuk mengumpulkan manusia menuju medan pertunjukan, ujian tingkat tinggi, dan sambutan politis.
Kelima, makhluk halus yang jahat pasti mengikuti yang baik dalam pergi menuju kerajaan langit karena halusnya kondisi mereka, sementara penghuni langit pasti tidak menerimanya. Sebagai hikmah rububiyah Tuhan, hubungan penting ini sudah pasti menjadi petunjuk dan isyarat di alam nyata guna memperlihatkan kepada manusia yang tugas utamanya menyaksikan dan bersaksi. Meskipun, ia tidak melihat pelemparan meteor yang laksana meriam yang dilemparkan dari pucak benteng yang tinggi di langit. Juga, meskipun ia tidak melihat hikmah yang sesuai terkait dengannya selain hikmah yang terkenal dan disaksikan oleh semua ahli hakikat tersebut; berbeda dengan kejadian yang lain.
Keenam, Alquran al-Hakim yang merupakan mukjizat membimbing manusia dan mengancam mereka untuk tidak membangkang dengan cara istimewa dan dengan perumpamaan yang mulia. Lihatlah peringatan-Nya yang berbunyi,
Kedua, bumi memiliki kaitan, korelasi, dan hubungan dengan langit seperti terkait dengan pencahayaan, suhu panas, dan yang lainnya. Karena itu, dari sini kita mengetahui bahwa penduduk bumi memiliki jalan untuk naik ke langit jika mereka ringan dengan meletakkan segala beban mereka dan melepas jasad mereka sebagaimana dilakukan oleh para nabi, wali, dan jiwa yang lainnya.
Ketiga, diam dan teraturnya langit menunjukkan bahwa penghuninya bukan penghuni bumi yang di dalamnya terjadi kegoncangan, kebimbangan, perselisihan, dan ujian konflik lantaran kaum jahat bercampur dengan kaum yang baik serta semua yang berlawanan berkumpul. Sebaliknya, seluruh penduduk langit taat dan mengerjakan apa yang diperintahkan.
Keempat, Penguasa hari kemudian dan Tuhan Pemelihara semesta alam memiliki sejumlah nama yang hukum-hukumnya berbeda. Nama yang menuntut pengutusan malaikat untuk ikut berperang dalam barisan sahabat ketika melawan kaum kafir mengharuskan terjadinya perang antara malaikat dan setan. Yakni, penghuni langit yang baik melawan penduduk bumi yang jahat. Tidakkah engkau melihat bagaimana Sang Penguasa berbuat?! Kekuasaan dan kemurahan-Nya menuntut untuk memperlihatkan kelayakan mendapat upah dan ganjaran di hadapan sejumlah saksi atau memuliakan sejumlah pelayan-Nya. Yaitu dengan cara di mana Dia tidak memperlakukan mereka hanya berdasarkan ilmu-Nya tentang mereka. Namun, Dia memerintahkan sang menteri untuk mengumpulkan manusia menuju medan pertunjukan, ujian tingkat tinggi, dan sambutan politis.
Kelima, makhluk halus yang jahat pasti mengikuti yang baik dalam pergi menuju kerajaan langit karena halusnya kondisi mereka, sementara penghuni langit pasti tidak menerimanya. Sebagai hikmah rububiyah Tuhan, hubungan penting ini sudah pasti menjadi petunjuk dan isyarat di alam nyata guna memperlihatkan kepada manusia yang tugas utamanya menyaksikan dan bersaksi. Meskipun, ia tidak melihat pelemparan meteor yang laksana meriam yang dilemparkan dari pucak benteng yang tinggi di langit. Juga, meskipun ia tidak melihat hikmah yang sesuai terkait dengannya selain hikmah yang terkenal dan disaksikan oleh semua ahli hakikat tersebut; berbeda dengan kejadian yang lain.
Keenam, Alquran al-Hakim yang merupakan mukjizat membimbing manusia dan mengancam mereka untuk tidak membangkang dengan cara istimewa dan dengan perumpamaan yang mulia. Lihatlah peringatan-Nya yang berbunyi,
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence