Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 277
(1-357)
Ketahuilah! Keagungan luasnya keumuman ayat, “Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya,”[1] menuntut sebuah penjelasan. Kemudian aku memperhatikannya. Tiba-tiba keluar darinya dalam kalbuku sejumlah kata yang menerangkannya di mana ia menjadi tangga untuk menaikinya. Ia berasal darinya dan kembali kepadanya. Jika engkau ingin tetesan penjelasan itu menyerap ke dalam dirimu dan turun dari langit keagungannya, mari kita perhatikan dengan kalbu yang menyaksikan, uraian berikut ini:
Mahasuci Engkau. Kami—manusia--tidak mengenal-Mu dengan pengenalan yang hakiki wahai Zat Yang Maha Dikenal lewat mukjizat semua ciptaan-Mu, gambaran seluruh makhluk-Mu, dan pengenalan semua entitas-Mu.
Mahasuci Engkau, betapa agung kekuasaan-Mu dan betapa jelas petunjuk-Mu!
Mahasuci Engkau! Kami tidak mengingat-Mu sebagaimana yang seharusnya wahai Zat Yang Maha Diingat lewat lisan semua makhluk-Mu, zat seluruh ciptaan-Mu, dan lewat jiwa semua kata dalam kitab entitas-Mu.
Mahasuci Engkau! Betapa agung zikir kepada-Mu!
Mahasuci Engkau. Kami tidak bersyukur kepada-Mu sebagaimana mestinya wahai Zat Yang Maha Mendapat syukur lewat pujian semua kebaikan-Mu di hadapan seluruh yang memiliki bashirah, lewat penampakan semua nikmat-Mu di pasar alam di hadapan para saksi, lewat kesaksian alunan seluruh buah rahmat-Mu yang dibentuk dalam cetakan tertata dan terukur.
Mahasuci Engkau! Betapa luas rahmat-Mu!
Mahasuci Engkau! Kami tidak menyembah-Mu dengan penyembahan yang semestinya wahai Zat yang disembah semua malaikat dan semua makhluk lewat seluruh bentuk ibadah dan pengagungan.
Mahasuci Engkau. Kami tidak bertasbih menyucikan-Mu dengan tasbih yang semestinya wahai Zat yang, “langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada-Nya. Tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya.” Kami beriman.
Mahasuci Engkau wahai yang malaikat dengan beragam jenisnya lewat aneka lisannya bertasbih kepada-Mu melalui zikir-Nya yang bermacam-macam.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang semua entitas dengan mulut alamnya, pilar dunianya, anggota pilarnya, bagian-bagian anggotanya, serpihan jenisnya, sel-sel partikelnya, mulut dan eter partikelnya bertasbih melalui lisan tatanannya yang penuh hikmah, neracanya yang mulia, kondisinya yang rapi, serta teknisnya yang seimbang dengan kreasi-Mu yang penuh hikmah.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang sorga berikut mulut tamannya bertasbih memuji-Mu dengan sejumlah alunan yang berupa bidadarinya, untaian istananya, tatanan pohonnya, serta buahnya yang serupa sebagaimana di sini buah yang serupa dalam hal kecemerlangannya bertasbih kepada-Mu.
------------------------
[1] Q.S. al-Isra: 44.
Mahasuci Engkau. Kami—manusia--tidak mengenal-Mu dengan pengenalan yang hakiki wahai Zat Yang Maha Dikenal lewat mukjizat semua ciptaan-Mu, gambaran seluruh makhluk-Mu, dan pengenalan semua entitas-Mu.
Mahasuci Engkau, betapa agung kekuasaan-Mu dan betapa jelas petunjuk-Mu!
Mahasuci Engkau! Kami tidak mengingat-Mu sebagaimana yang seharusnya wahai Zat Yang Maha Diingat lewat lisan semua makhluk-Mu, zat seluruh ciptaan-Mu, dan lewat jiwa semua kata dalam kitab entitas-Mu.
Mahasuci Engkau! Betapa agung zikir kepada-Mu!
Mahasuci Engkau. Kami tidak bersyukur kepada-Mu sebagaimana mestinya wahai Zat Yang Maha Mendapat syukur lewat pujian semua kebaikan-Mu di hadapan seluruh yang memiliki bashirah, lewat penampakan semua nikmat-Mu di pasar alam di hadapan para saksi, lewat kesaksian alunan seluruh buah rahmat-Mu yang dibentuk dalam cetakan tertata dan terukur.
Mahasuci Engkau! Betapa luas rahmat-Mu!
Mahasuci Engkau! Kami tidak menyembah-Mu dengan penyembahan yang semestinya wahai Zat yang disembah semua malaikat dan semua makhluk lewat seluruh bentuk ibadah dan pengagungan.
Mahasuci Engkau. Kami tidak bertasbih menyucikan-Mu dengan tasbih yang semestinya wahai Zat yang, “langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada-Nya. Tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya.” Kami beriman.
Mahasuci Engkau wahai yang malaikat dengan beragam jenisnya lewat aneka lisannya bertasbih kepada-Mu melalui zikir-Nya yang bermacam-macam.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang semua entitas dengan mulut alamnya, pilar dunianya, anggota pilarnya, bagian-bagian anggotanya, serpihan jenisnya, sel-sel partikelnya, mulut dan eter partikelnya bertasbih melalui lisan tatanannya yang penuh hikmah, neracanya yang mulia, kondisinya yang rapi, serta teknisnya yang seimbang dengan kreasi-Mu yang penuh hikmah.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang sorga berikut mulut tamannya bertasbih memuji-Mu dengan sejumlah alunan yang berupa bidadarinya, untaian istananya, tatanan pohonnya, serta buahnya yang serupa sebagaimana di sini buah yang serupa dalam hal kecemerlangannya bertasbih kepada-Mu.
------------------------
[1] Q.S. al-Isra: 44.
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence