Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 278
(1-357)
Mahasuci Engkau wahai Zat yang membolak-balik siang dan malam, menundukkan mentari dan bulan. Langit ini berikut gugusan planetnya bertasbih kepada-Mu lewat mulut mentarinya dengan untaian kata bintangnya melalui lisan tatanannya dalam neracanya, keteraturannya dalam perhiasannya, kilaunya dalam keindahannya, ketundukannya dalam keterhamparannya, diamnya dalam ketidakbergemingannya, serta hikmahnya dalam gerakannya.
Mahasuci Engkau wahai zat yang semua lapisan udara bertasbih kepada-Mu lewat mulut kilat, petir, angin, awan, mendung, dan hujannya melalui untaian kata kilau dan tetesannya, dengan lisan tatanannya pada neracanya dalam puncak dan buahnya.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang bumi bertasbih kepada-Mu dengan bersujud pada keagungan qudrat-Mu melalui Muhammad saw. dan Alqurannya dengan lisan lautan, gunung, sungai, dan pepohonannya, lewat suara dan gelombang suara yang berupa hewan dan tumbuhannya dengan untaian kata dan huruf bercahaya yang berupa para nabi dan walinya, melalui lisan tatanan dan neracanya, kehidupan dan kematiannya, miskin dan keringnya, hiasan dan keindahannya, lewat pendengaran-Mu yang mulia dan ciptaan-Mu yang penuh hikmah.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang lautan bertasbih kepada-Mu dengan untaian kata yang berupa keajaiban makhluknya dan tatanan melodinya melalui lisan keteraturan, timbangan, hikmah, dan tujuannya.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang menjadikan bumi sebagai hamparan dan gunung sebagai pasak. Gunung dengan mulut mata airnya, sungainya, dan pepohonannya bertasbih kepadamu melalui lisan tatanan, neraca, tujuan dan simpanan kekayaannya.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang membuat segala sesuatu dari air menjadi hidup. Wahai Zat yang hewan berikut mulut indera, perasaan, perangkat, organ, ciptaan, celupan, akal, dan kalbunya bertasbih kepada-Mu lewat lisan tatanan dan timbangannya, serta lewat permohonan keinginan dan kebutuhannya di seluruh fase perkembangannya, kehidupannya, dan kematiannya.
Mahasuci Engkau wahai Zat yang kutu di udara bertasbih memuji-Mu di saat terbang dengan gemuruhnya yang bersyukur kepada-Mu. Demikian pula dengan burung dalam sangkarnya bersama anak-anaknya lewat kicaunya yang mengungkapkan rasa syukur kepada-Mu melalui lisan tatanan dan timbangannya, kreasi, tulisan, serta hiasannya. Mereka juga mengungkapkan kebaikan-Mu dan menyuarakan nikmat-Mu dengan syukur yang paling nyata di saat menikmati buah nikmat-Mu dan jejak rahmat-Mu. Selain itu bertasbih memuji-Mu serangga yang berada di tempatnya lewat suaranya, binatang buas yang berada di sarangnya aumannya melalui lisan tatanannya, timbangannya, bentuknya, serta pergerakannya yang penuh hikmah.
Mahasuci Engkau! Betapa lembut ciptaan-Mu dan betapa hukum-Mu berlaku!
No Voice