Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 280
(1-357)
Ketahuilah! Wujud, indera, dan anggota badanmu pertama-tema melihat kepada Penciptanya yang telah menumbuhkan dan mengaturnya. Wajahnya juga menghadap kepada Allah Swt. Ia tidak menatap kepadamu kecuali dalam rangka tugas dan sesuai kadar kepemilikanmu yang bersifat ilusi.

Lantaran hubungan baikmu dengannya, berbagai petunjuk yang mengarah kepada kilau perasaanmu terkait dengan tata cara yang terwujud lewat usahamu jelas-jelas memperlihatkan pengetahuan Tuhan lewat tatanannya yang teratur dan kondisinya yang rapi. Ia juga menegaskan semua nama dan sifat-Nya yang terwujud padanya.

Jika pada satu susu dan satu saat ia mengabdi padamu, sebetulnya ia mengabdi kepada Tuhannya lewat semua aspek pada setiap waktu. Di antara bentuk pengabdiannya adalah menjelaskan berbagai jejak kreasi Tuhan Yang Maha Bijaksana. Pengabdian tersebut juga terwujud dalam bentuk pelaksanaan tugas-tugas fitri dengan sangat seimbang dalam bingkai kerjasama materil pada sejumlah rahmat-Nya dan balutan hikmah-Nya. Ia juga terwujud melalui lisan indeksnya lewat pengungkapan kreasi menakjubkan dari indahnya manifestasi Tuhan Yang Maha Bijaksana.

Jika ia menatapmu dalam tingkatan yang tak mampu dijangkau oleh penglihatan lahirmu serta dalam kadar yang tak bisa ditangkap oleh pengetahuanmu yang bersifat global, sebetulnya ia mengarah kepada Penciptanya dengan seluruh partikelnya, susunannya, teknisnya, dan kondisinya. Neraca kepemilikan ilusimu hanyalah sebatas penglihatan dan pengaturanmu terhadapnya. Dan hal itu hanya laksana sesetes air di lautan. Karena itu, kenalilah batas kemampuanmu dan jangan melampaui kedudukanmu.

Wujudmu berikut perangkatnya memiliki dua sisi:

Dengan sisi yang mengarah kepada Allah Swt. ia memiliki nilai tinggi dan berharga.

Dengan sisi yang mengarah kepada makhluk ia tidak memiliki nilai karena bersifat fana dan lenyap.

Sisi pertama berkata kepadamu dan kepada yang melihatnya: engkau adalah kreasi halus dan jejak yang bersih dari Zat yang mencipta langit dan bumi. Cukuplah untukmu dari wujud, kesempurnaan, kenikmatan, dan nilainya pengetahuanmu bahwa engkau adalah kreasi Tuhan yang menghias langit dengan bintang dan mentari sehingga engkau menjadi saudara mulia dan muda dari alam ini di mana saudara tuamu itu mengabdi kepadamu.

Sisi kedua berkata kepadamu seraya memberitahukan kabar duka: Engkau adalah kumpulan unsur yang berkumpul dengan kesepakatan buta dan sebentar lagi ia akan mengalami perpisahan yang menyedihkan dan memilukan.
No Voice