Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | Al-Matsnawi al-Arabi an-Nuriye | 236
(1-357)
Ya, sebagaimana dengan memberikan perut Dia menganugerahimu semua jenis makanan, maka dengan memberikan kehidupan Dia menjadikan dunia nyata ini sebagai hidangan yang dipenuhi nikmat. Lihatlah perbedaan antara dua hidangan tersebut. Sebagaimana dengan memberikan jiwa insani Dia jadikan perut memiliki sejumlah alam dunia dan malakut yang merupakan hidangan berisi berbagai nikmat, demikian pula dengan memberikan iman. Dengan iman Dia hamparkan untukmu berbagai hidangan tempat menyimpan seluruh perbendaharaan nama-Nya. Dengan memberikan cinta-Nya, Dia berikan untukmu sesuatu yang tak terkira. Jika engkau mengambil upah semacam itu, engkau harus melakukan pengabdian. Apabila sesudah beramal engkau diberi nikmat lain, itu betul-betul berasal dari karunia-Nya.
Ketahuilah! Kedermawanan yang terlihat secara tak terbatas dalam memperbanyak jenis spesies, terutama makhluk-makhluk kecil, secara sangat rapi dan teratur, hal itu menunjukkan secara jelas ketidakterhinggaan manifestasi Sang Pencipta, dengan substansi-Nya yang berbeda, di mana seluruhnya sama bagi qudrat-Nya.
Ya. Kedermawanan dan penciptaan hanya bersumber dari Zat Wajibul wujud dan berasal dari petunjuk-Nya. Kedermawanan dalam hal jenis merupakan bentuk keagungan, sementara kerapian pada sesuatu merupakan bentuk keindahan.
Ketahuilah! Penciptaan manusia sangat mudah bagi Tuhan Pencipta sesuai dengan kadar pengetahuan-Nya terhadapnya dan sulit sesuai dengan kadar ketidaktahuan-Nya. Terutama, pada ciptaan-ciptaan yang halus dan memiliki perangkat rumit. Semakin mengetahui, semakin mudah dan gampang bagi-Nya. Kemudahan tak terhingga dalam kecepatan yang mutlak dan keluasan mutlak dalam penciptaan segala sesuatu secara teratur seperti yang terlihat menunjukkan secara tegas bahwa Penciptanya memiliki pengetahuan yang tak terhingga. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh ayat yang berbunyi,
Dan perintah Kami hanyalah satu Perkataan seperti kejapan mata.
Ketahuilah sebagaimana Zat yang membalut ciptaan dengan sejumlah balutan, lalu membungkus sesuatu yang tersembunyi dengan baju yang ditenun dari materi yang sama seperti kulit, serta memasukkan janin dan ukiran lewat perut yang bertumpuk di dalam tubuhnya, sudah pasti esa di mana ia merupakan ciptaan, aset, dan milik-Nya demikian pula dengan Zat yang membalutkan balutan kesatuan hubungan dan jenis kepada sesuatu yang banyak. Semua laksana satu totalitas dan kondisi. Di samping Dia juga memakaikan kepada sejumlah kelompok ciptaan yang tersebar berbagai baju elemen yang ibarat induknya. Dia memasukkan makhluk, terutama hewan yang merupakan miniatur alam yang besar ini, ke dalam tubuh alam yang merupakan bangunan yang saling menyatu dan diletakkan di atas entitas yang merupakan buah dan benihnya. Dia tidak lain adalah Zat yang esa dan tunggal yang terwujud pada sesuatu yang meliputi lewat ketunggalan-Nya dan pada yang diliputi lewat keesaan-Nya.
Ya. Kedermawanan dan penciptaan hanya bersumber dari Zat Wajibul wujud dan berasal dari petunjuk-Nya. Kedermawanan dalam hal jenis merupakan bentuk keagungan, sementara kerapian pada sesuatu merupakan bentuk keindahan.
Ketahuilah! Penciptaan manusia sangat mudah bagi Tuhan Pencipta sesuai dengan kadar pengetahuan-Nya terhadapnya dan sulit sesuai dengan kadar ketidaktahuan-Nya. Terutama, pada ciptaan-ciptaan yang halus dan memiliki perangkat rumit. Semakin mengetahui, semakin mudah dan gampang bagi-Nya. Kemudahan tak terhingga dalam kecepatan yang mutlak dan keluasan mutlak dalam penciptaan segala sesuatu secara teratur seperti yang terlihat menunjukkan secara tegas bahwa Penciptanya memiliki pengetahuan yang tak terhingga. Hal ini sebagaimana ditunjukkan oleh ayat yang berbunyi,
Dan perintah Kami hanyalah satu Perkataan seperti kejapan mata.
Ketahuilah sebagaimana Zat yang membalut ciptaan dengan sejumlah balutan, lalu membungkus sesuatu yang tersembunyi dengan baju yang ditenun dari materi yang sama seperti kulit, serta memasukkan janin dan ukiran lewat perut yang bertumpuk di dalam tubuhnya, sudah pasti esa di mana ia merupakan ciptaan, aset, dan milik-Nya demikian pula dengan Zat yang membalutkan balutan kesatuan hubungan dan jenis kepada sesuatu yang banyak. Semua laksana satu totalitas dan kondisi. Di samping Dia juga memakaikan kepada sejumlah kelompok ciptaan yang tersebar berbagai baju elemen yang ibarat induknya. Dia memasukkan makhluk, terutama hewan yang merupakan miniatur alam yang besar ini, ke dalam tubuh alam yang merupakan bangunan yang saling menyatu dan diletakkan di atas entitas yang merupakan buah dan benihnya. Dia tidak lain adalah Zat yang esa dan tunggal yang terwujud pada sesuatu yang meliputi lewat ketunggalan-Nya dan pada yang diliputi lewat keesaan-Nya.
No Voice
Türkçe
English
العربية
Pyccĸий
français
Deutsch
Español
italiano
中文
日本語
Қазақ
Кыргыз
o'zbek
azərbaycan
Türkmence